Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Demonstrasi Kontekstual - Pemetaan 7 Aset yang Dimiliki Sekolah

Gambar
       Sebuah lembaga pendidikan memiliki potensi dan kekuatan masing-masing, yang paling utama dari aset sebuah lembaga adalah aset berupa Sumber Daya Biotik dan Sumber Daya Abiotik. SDN  Babussalam adalah lembaga formal yang sama dengan lembaga lembaga formal lainnya yang memiliki potensi sumber daya biotok dan abiotik berikut rangkuman sederhana tentang pemetaan 7 aset yang dimiliki SDN 3 Babussalam. Pemetaan 7 Aset - Sumber Daya yang dimiliki Sekolah  1.      Modal Manusia SD Negeri 3 Babussalam  memiliki: a.      1 orang kepala sekolah. b.      5 orang guru PNS. c.      1 orang guru GTD. d.      2 orang guru sukarela. e.      1 orang operator (GTD). f.       1 orang penjaga sekolah (PTS).   SD Negeri 3 Babussalam memiliki kepala sekolah yang sangat profesional terbukti beliau me...

Koneksi antar materi modul 2.2 Muh. Suhur-CPG 2-Lombok Barat

Gambar
 BISMILLAH Menurut Ki Hajar Dewantara, guru diibaratkan seorang petani dan murid adalah benihnya. Seorang petani tugasnya adalah merawat dan menjaga benih-benih itu, tentu saja benih yang tumbuh itu berbeda-beda dalam perkembangannya dan juga berbeda jenisnya. Misalkan untuk merawat benih jagung tentu saja akan berbeda dengan merawat benih padi. Seorang petani harus memberikan perawatannya sesuai dengan kebutuhan benih-benih yang berbeda tadi sampai semuanya berbuah. Begitu juga kita sebagai guru harus jeli dalam melihat keberagaman kebutuhan siswa, ada yang lambat, sedang, dan cepat. Ada yang suka agama, sains, seni, olahraga, dan sebagainya. Ada yang suka belajar dengan cepat melalui penglihatan, pendengaran, atau kinestetik. Semua harus kita akomodir dalam proses pembelajaran. Kita sadari betul bahwa untuk melakukan sebuah perubahan itu dibutuhkan tekad dan upaya yang keras, konsisten, dan berkesinambungan serta kolaborasi dengan semua pihak. Untuk itu seorang guru harus mem...

Koneksi antar materi modul 3.1- MUH.SUHUR-CGP 2-LOBAR

Gambar
  “ Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik” (Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best)-Bob Talber      Dari kutipan di atas menunjukkan bahwa penanaman moral yang tepat akan berimbas pada tumbuhnya pribadi-pribadi yang bersahaja yang mengerti nilai-nilai kehidupan bukan hanya mengerti tentang obyek kehidupan yang menjadi hasil dari sebuah perjuangan hidup secara terus menerus sehingga tercipta pemikiran yang mengarah pada sirnanya nilai kehidupan dan menganggapnya hanya sebagai rutinitas biasa.      Ki Hajar Dewantara dengan filosofi semboyan Triloka memiliki pengaruh terhadap bagaimana sebuah pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin pembelajaran diambil yaitu sebagai berikut.  Konsep triloka yaitu: Ing Ngarso Sung Tulodo berarti ketika guru berada di depan, seorang guru sebagai pemimpin pembelajaran harus memberi teladan atau panutan yang b...

3.1.a.7 Demontrasi Kontekstual

Gambar
  Bismillah Memulai aktivitas pagi dengan melakukan refleksi terhadap program yang saya ikuti saat ini, program tersebut adalah Program Guru Penggerak yang saya sudah ikuti kurang lebih 4 bulan berjalan, banyak hal yang merubah pola pikir saya mulai dari cara memandang anak didik sebagai insan yang unik yang dibekali dengan kodrat alam dan kodrat zaman, memperlakukan mereka secara merdeka dalam belajar, memberikan bimbingan kepada mereka secara maksimal,. Menjadi guru tentu banyak kejadian dan kondisi dimana kita harus mengambil sebuah keputusan untuk menyelsaikan sebuah masalah baik itu yang brkaitan dengan siswa, teman guru, kepala sekolah ataupun masyarakat secara umum. Ketika mengambil keputusan tentunya seorang guru harus memiliki keterampilan dan kepiawaian dalam menetukan pilihan keputusan dengan tepat dan cermat. Pada diktat modul 3.1 LMS guru penggerak saya dibekali keterampilan untuk memfilter suatu masalah dan cara penanganannya, seperti kategori masalah dilema e...